MARKET FAILURE AND EXTERNALITIES


 

Kegagalan Pasar dan Peran Eksternalitas dalam Produksi dan Konsumsi

    Kegagalan pasar merupakan fenomena yang terjadi ketika mekanisme pasar gagal mencapai alokasi sumber daya yang efisien. Salah satu penyebab utama kegagalan pasar adalah eksternalitas yang terjadi dalam proses produksi dan konsumsi. Untuk memahami lebih lanjut tentang konsep ini, penting untuk kembali ke analisis dasar penawaran dan permintaan.

Dalam analisis penawaran dan permintaan, terdapat kurva penawaran yang miring ke atas dan kurva permintaan yang miring ke bawah. Titik keseimbangan antara penawaran dan permintaan menunjukkan titik di mana penawaran sama dengan permintaan, dan mekanisme pasar akan menyediakan alokasi sumber daya yang efisien di titik tersebut. Namun, kegagalan pasar terjadi ketika mekanisme pasar gagal mencapai alokasi sumber daya yang efisien seperti yang diharapkan dari analisis dasar penawaran dan permintaan.

Penyebab utama kegagalan pasar adalah ketidakmampuan produsen dan konsumen untuk mempertimbangkan eksternalitas, baik yang bersifat negatif maupun positif. Biaya dan manfaat pribadi hanya dipertimbangkan dalam transaksi ekonomi, sementara biaya dan manfaat eksternal yang ditanggung atau dinikmati oleh pihak ketiga diabaikan.

Eksternalitas negatif adalah konsekuensi yang merugikan yang ditanggung oleh pihak ketiga sebagai hasil dari transaksi ekonomi. Contohnya adalah konsumsi alkohol yang berlebihan, yang mengakibatkan beban tambahan bagi sistem kesehatan dan pihak ketiga yang harus mendanai sistem tersebut melalui pajak mereka.

Di sisi lain, eksternalitas positif adalah konsekuensi yang menguntungkan yang dinikmati oleh pihak ketiga sebagai hasil dari transaksi ekonomi. Misalnya, pemeliharaan lebah untuk memproduksi madu tidak hanya memberikan manfaat kepada pemelihara lebah dalam bentuk penjualan madu, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya melalui penyerbukan tanaman.

Kedua jenis eksternalitas ini dapat terjadi baik dalam proses produksi maupun konsumsi. Pencemaran udara dari pabrik, misalnya, terjadi dalam proses produksi, sementara manfaat penyerbukan oleh lebah terjadi dalam proses produksi madu.

Untuk mengilustrasikan bagaimana eksternalitas menyebabkan kegagalan pasar, kita dapat melihat kembali pada analisis penawaran dan permintaan. Produsen yang mengabaikan biaya eksternal negatif menyediakan terlalu banyak output, sedangkan konsumen yang mengabaikan manfaat eksternal positif menghasilkan terlalu sedikit output. Kedua situasi ini menghasilkan alokasi sumber daya yang tidak efisien.

Dengan memperhitungkan kedua eksternalitas ini, kita dapat melihat bahwa kegagalan pasar terjadi karena produsen dan konsumen hanya mempertimbangkan biaya dan manfaat pribadi mereka, sementara biaya dan manfaat eksternal diabaikan. Oleh karena itu, terdapat perbedaan antara biaya dan manfaat pribadi dengan biaya dan manfaat sosial yang sebenarnya, yang mengakibatkan alokasi sumber daya yang tidak efisien.

Dalam sebuah pasar yang efisien secara sosial, produsen dan konsumen akan mempertimbangkan baik biaya dan manfaat pribadi maupun eksternal dalam keputusan mereka, sehingga mencapai alokasi sumber daya yang optimal secara sosial. Oleh karena itu, pemahaman tentang peran eksternalitas dalam produksi dan konsumsi sangat penting untuk mengatasi kegagalan pasar dan mencapai alokasi sumber daya yang efisien dalam ekonomi.


Berikut materi tentang ekonomi mikro

1. Cost and Revenue

2. Economies and Diseconomis of Scale

3. Objectives and Market Structure

4. Competitive Markets and Monopoly

5. Market Failure and Externalities

0 Komentar